Langsung ke konten utama

PUDING ROTI

Makanan ini jadi andalan banget buat ibu saya dari zaman dulu, karena bahannya mudah didapat. Kadang mamah sengaja buat puding ini untuk menghabiskan sisa roti yang enggak termakan sejak Kemarin, hehe. Kalau mamah sudah buat puding roti ini, hmm.. Saya dan saudara-saudara saya langsung girang banget dan dijamin pudingnya akan ludes dalam waktu singkat. Kalau yang difoto ini adalah replikasi dari resep mamah. Kira-kira begini resepnya:


Bahan-bahan:
  • 5 lembar roti tawar, sobek-sobek kasar (saya pakai roti tawar yang ada kulitnya) 
  • 3 sendok makan butter/margarin (saya pakai butter karena lebih harum) 
  • 200 ml susu cair
  • 3 sendok makan gula palem/ 1 keping gula merah
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • Meises dan keju cheddar untuk topping
Langkah:
  • Campur roti tawar dengan butter yang telah dicairkan.
  • Larutkan gula ke dalam susu cair. Kemudian tuangkan ke dalam wadah berisi roti yg telah tercampur dengan butter cair. 
  • Tambahkan telur ayam yang telah dikocok lepas. 
  • Tambahkan keju cheddar parut sesuai selera. Aduk rata. Kemudian tempatkan ke dalam wadah. Beri toping keju apabila suka lebih gurih.
  • Siapkan wadah kukusan. Kukus 30 menit. Setelah matang, diamkan sejenak hingga adonan turun. Setelah itu baru diangkat.
  • Tambahkan gula palem, meises atau bubuk kayu manis di atasnya apabila suka. Puding roti lezat siap disantap!😋


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…

5 KONTEN ANAK YANG TIDAK BOLEH DIUNGGAH DI MEDSOS

Di salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti sedang heboh membahas tentang video seorang anak kecil yang sedang menonton video dengan konten dewasa di tempat umum.  Di video berdurasi kurang lebih 1 menit itu tampak seorang anak perempuan sedang memegang smartphone sambil menonton sebuah video.

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…