Langsung ke konten utama

[TIPS] KETIKA IBU HAMIL SAKIT

Kehamilan merupakan kondisi yang membahagiakan bagi setiap ibu. Namun kehamilan juga membawa kecemasan tersendiri. Saat ibu tidak bisa sembarangan mengkonsumsi makanan dan minuman, karena dapat berdampak bagi si jabang bayi. Apalagi kondisi imunitas ibu yang mudah menurun, menyebabkan ibu sangat rentan terhadap serangan penyakit.
Ketika ibu hamil sakit, ibu tidak dapat mengkonsumsi sembarang obat. Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Selama kehamilan, saya pun beberapa kali menderita sakit. Sakit ringan seperti flu, diare dan maag pernah saya alami. Karena khawatir, saya tidak mengkonsumsi obat-obatan kimia. Ada beberapa cara yang biasa saya lakukan untuk meredakan penyakit ringan yang saya alami saat hamil. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat moms lakukan.

Flu

Penyakit flu memang sangat mengganggu. Apalagi jika disertai dengan batuk dan sakit kepala. Ibu menjadi lemas dan sulit untuk berkonsentrasi. Ketika saya terserang flu biasanya saya akan mengkonsumsi air perahan lemon yang dicampur air hangat. Lemon dengan kandungan vitamin C-nya terbukti dapat meningkatkan imunitas tubuh. Jika flu disertai batuk, saya juga mengkonsumsi air rebusan jahe yang dicampur dengan gula merah. Air jahe membantu meredakan tenggorokan saya yang kurang nyaman saat batuk. Selain air lemon dan air jahe, moms juga dapat mengkonsumsi air rebusan kunyit dan kencur yang dicampur dengan gula merah. Resep tersebut relatif aman dikonsumsi ibu hamil karena terbuat dari bahan yang alami. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga jumlah cairan tubuh dengan banyak mengkonsumsi air putih dan memperbanyak istirahat ya moms. 

Diare

Selama hamil, saya cukup sering terserang diare. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan ibu hamil mudah terserang diare (www.alodokter.com),seperti:
1. Faktor hormonal yang berubah ketika hamil,
2. ‎Ibu hamil cenderung mengkonsumsi banyak buah-buahan untuk mencegah sembelit,
3. ‎Pencernaan ibu hamil yang lebih sensitif.

Ketika saya terserang diare saat hamil, saya melakukan hal-hal sebagai berikut untuk meredakannya. 
1. Mengkonsumsi banyak air putih. Diare menyebabkan cairan tubuh banyak berkurang. Jangan sampai kondisi tersebut menyebabkan moms dehidrasi. Oleh karena itu, moms perlu menambah jumlah cairan tubuh dengan banyak minum air putih. 
2. ‎Mengkonsumsi teh papermint. Beberapa literatur menyebutkan bahwa teh papermint efektif untuk mengurangi inflamasi pada saluran cerna. Saat saya terserang diare,  mengkonsumsi teh papermint sangat membantu saya untuk menghentikan buang-buang air dan memadatkan feses. 
3. ‎Mengkonsumsi buah pisang. Saat terserang diare, ibu hamil biasanya akan kesulitan untuk makan. Karena makanan yang dimakan tidak dapat tercerna dengan baik. Mengkonsumsi buah pisang dapat menjaga asupan moms untuk sementara dan juga dapat membantu memadatkan feses. Namun perlu diingat, sebaiknya moms tidak mengkonsumsi jus buah selama diare, karena jus buah dapat memicu diare menjadi lebih parah. 

Sakit Gigi

Ibu hamil juga rentan terserang sakit gigi. Alangkah baiknya moms berkonsultasi dengan dokter apabila moms terserang sakit gigi. Namun untuk meredakan nyeri sementara, moms dapat berkumur dengan air hangat yang dicampur garam atau menggunakan bawang putih yang telah dihaluskan dan dicampur dengan garam. Tempelkan dibagian gigi yang sakit. Kedua cara tersebut cukup efektif untuk mengurangi rasa nyeri saat saya mengalami sakit gigi. 

Maag

Selama hamil, saya juga sempat mengalami sakit maag. Pada ibu hamil, asam lambung kadang memang suka naik, yang dikenal dengan istilah heartburn, karena sensasinya seperti terbakar di ulu hati. Untuk mencegahnya, kurangi konsumsi makan pedas dan asam. Karena kedua jenis makanan tersebut memicu produksi asam lambung berlebih. Moms juga sebaiknya makan lebih sering dengan porsi kecil, dibandingkan dengan makan jarang sekaligus banyak. Lalu yang juga penting, hindarilah stress ketika hamil ya moms. 

Sakit ketika sedang hamil memang sangat menggangu. Maka segera tangani jika moms mulai merasa tidak enak badan. Jika penyakit moms tidak kunjung mereda, segeralah berkonsultasi ke dokter, agar penyakit moms cepat tertangani. Dengan kondisi ibu yang sehat, bayi pun akan tumbuh dengan sehat. 

Sumber:
www.Alodokter.com

Sumber gambar:
www.skinnymom.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 KONTEN ANAK YANG TIDAK BOLEH DIUNGGAH DI MEDSOS

Di salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti sedang heboh membahas tentang video seorang anak kecil yang sedang menonton video dengan konten dewasa di tempat umum.  Di video berdurasi kurang lebih 1 menit itu tampak seorang anak perempuan sedang memegang smartphone sambil menonton sebuah video.

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…

[TIPS] MANAJEMEN WAKTU ALA EMAK REMPONG

Cuci baju belum, mandiin anak belum, setrikaan dari kemarin masih menumpuk dan sms dari customer yang order jilbab belum sempat dibalas. Terbayang enggak sih moms berapa banyak tugas yang harus moms lakukan setiap harinya. Rasanya 24 jam sehari seperti enggak cukup untuk menyelesaikannya.  Kesibukan sebagai emak memang enggak ada habisnya. Dari sebelum matahari terbit hingga tengah malam menjelang, sering kali emak masih sibuk berkutat dengan pekerjaan rumah tangga. Enggak perlu dibuat jadi stress ya moms, coba disyukuri saja karena semua pasti berbuah pahala. Tapi bagaimana ya supaya waktu dan tenaga kita bisa optimal untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada?