Langsung ke konten utama

5 REKOMENDASI CHANNEL YOUTUBE UNTUK ANAK

Mengenalkan gadget kepada buah hati memang perlu cermat dan hati-hati. Karena gadget bisa menjadi pisau bermata dua kalau orang tua tidak bijak mengenalkannya pada anak. Saya pribadi termasuk orang tua yang berusaha proporsional dalam mengenalkan gadget kepada anak saya. Saya tetap mengizinkan anak saya untuk menggunakan gadget, meskipun dengan waktu dan konten yang terbatas serta dengan pendampingan.
Alasan saya memberikan gadget kepada anak karena di era digital sekarang ini anak tetap perlu mengetahui perkembangan yang ada. Bagi saya  lebih baik anak mengenal gadget dari orang tuanya dibandingkan anak mengenal gadget dari hasil eksplorasinya sendiri atau dari teman pergaulannya. Karena risiko anak terpapar konten yang negatif lebih besar jika anak mengenal gadget tanpa pendampingan. 
Dalam memberikan gadget kepada anak, saya menerapkan beberapa syarat:
Pertama, memberikan gadget dengan pendampingan. Menurut saya ini menjadi catatan bagi orang tua, bahwa memberikan gadget bukan sebagai pengalihan perhatian anak tetapi gadget digunakan sebagai salah satu media untuk belajar. Dengan demikian, anak tidak dilepas sendirian dengan gadget
Kedua, memilihkan konten tontonan untuk anak. Saya biasanya mengunduh terlebih dahulu video-video yang sudah saya ketahui kontennya. Saya hanya mengizinkan anak saya untuk menonton video-video yang sudah saya unduh tersebut. 
Ketiga, batasi waktu anak dalam menggunakan gadget. Untuk meminimalisir anak ngambek saat diminta berhenti menonton, biasanya saya dan anak saya membuat perjanjian di awal sebelum menonton video. Misalnya kakak boleh menonton 5 video atau kakak boleh menonton selama 15 menit. Ajak anak untuk berkomitmen dengan perjanjian yang sudah dibuat.
Saya biasanya mengakses video dari aplikasi youtube. Dari video-video yang saya akses bersama anak saya, ada beberapa channel yang menurut saya memiliki konten yang baik bagi anak dan memiliki nilai edukasi. Berikut ini adalah beberapa channel youtube yang saya rekomendasikan untuk moms dan buah hati:
1. Runa dan Syakira

Channel youtube ini milik 2 bersaudara Runa dan Syakira. Mereka berdua sering menyanyikan lagu-lagu bertemakan islam seperti ajakan melaksanakan sholat berjamaah, tentang rukun iman, asmaul husna dan sebagainya. Menurut saya channel ini sangat bagus untuk mengenalkan nilai-nilai islam kepada anak. 
Runa dan Syakira
2. ‎Super Simple Song

Channel youtube ini berisi lagu-lagu nursery berbahasa inggris yang populer seperti abc, hokey pokey, itsy bitsy spider dan sebagainya. Channel ini bagus untuk mengenalkan lagu-lagu berbahasa inggris pada anak. Dalam channel ini juga terdapat lagu-lagu yang mengajarkan kebiasaan baik pada anak, misalnya kebiasaan sikat gigi, mandi dan makan sayur-sayuran. 
Super Simple Song

3. ‎Dr. Binocs Show

Channel youtube ini berisi video pembelajaran yang dipandu oleh tokoh animasi bernama Dr. Binocs. Channel ini sangat menarik karena memberikan pengetahuan tentang banyak hal, seperti sejarah penemuan sesuatu, bagaimana fenomena alam terjadi dan sebagainya. Saya sendiri suka dengan channel ini karena banyak memberikan pengetahuan baru, bahkan untuk saya. 
Dr. Binocs Show
4. ‎GNP kids

Channel ini berisi lagu-lagu anak berbahasa indonesia dan lagu-lagu daerah. Lagu-lagu yang ada di channel ini kebanyakan lagu anak lama yang dinyanyikan kembali. Menurut saya channel ini sangat bagus, ditengah jarangnya lagu-lagu anak sekarang ini, channel ini cukup memberikan warna. 
GNP Kids
5. ‎Learn with Zakaria

Learn with Zakaria merupakan channel pembelajaran yang dipandu tokoh animasi bernama Zakaria. Dalam channel ini anak dapat belajar surat-surat pendek, bahasa arab dan belajar tentang islam. 
Learn with Zakaria

Memilihkan tontonan yang baik bagi anak adalah tanggung jawab orang tua. Memberikan pendampingan selama anak berinteraksi dengan gadget merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk dapat memantau tontonan anak. Namun perlu diingat, memberikan gadget hanyalah salah satu dari media pembelajaran. Tetap ajak anak untuk mengeksplorasi dunia luar,  bermain dan berinteraksi dengan dunia nyata. Berikan sesuai porsinya, karena yang berlebihan itu akan membawa dampak yang tidak baik. 





Komentar

  1. Mksh rekomendasinya Bun. Oh iya blog bunda bagus, tetapi akan lebih bagus lagi jika settingan blognya disetting untuk mobile agar huruf dan kontennya bisa nyaman dibaca oleh pembaca. Krn sekarang lbh bnyak org berselancar dg menggnakan hp. Tp utk keseluruhan konten bunda bgus2. Semamgat trus ya bun utk mnulis dan betbaginya 😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima ksh Bun atas masukannya.:)
      Masukan seperti ini yang saya butuhkan, karena masih baru sekali di dunia blogging.

      Hapus

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

MENGATASI DERMATITIS ATOPIK PADA ORANG DEWASA

Moms yang punya anak bayi mungkin sudah familiar dengan istilah Dermatitis Atopik atau Eczema. Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal yang kemudian menyebabkan kulit menjadi kering keabuan dan pecah hingga berdarah. Kondisi dermatitis atopik ini umumnya muncul pada bayi dan menghilang seiring dengan pertambahan usia anak. Tapi, tahukah, Moms, kalau ternyata dermatitis atopik juga dapat menyerang orang dewasa?
Itulah yang terjadi pada saya, riwayat alergi dan asma yang menurun dari si mamah membuat saya menderita penyakit kulit ini.  dermatitis atopik pada orang dewasa biasanya muncul pada rentang usia 20-30an. Awalnya kulit saya biasa saja. Namun, sekitar tahun 2016, muncul beberapa lenting kecil di jari manis yang kemudian menyebar di seluruh tangan kiri. Lenting atau benjol kecil iti biasanya pecah atau mengering sendiri menjadi kulit yang terkelupas. Tak jarang, kulit terkelupas ini juga meninggalkan luka yang sampai berdarah. Jangan ta…

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…