Langsung ke konten utama

CARI BARANG HANDMADE EKSKLUSIF? DI QLAPA.COM SAJA

Kalau dulu banyak banget orang yang gengsi pakai barang lokal. Mereka bilang pakai barang lokal itu enggak gaya. Akhirnya barang bermerk pun jadi pilihan untuk menjaga gengsi. Kalau dulu wajar sih orang berpikir begitu, karena kualitas barang lokal saat itu mungkin kurang bersaing dan sekalinya berkualitas bagus harganya mahal banget dan susah didapat. Tapi kalau sekarang, menurut saya pakai barang bermerk itu justru mainstream banget. Banyak yang pakai dan banyak juga tiruannya. Tas yang harganya belasan bahkan puluhan juta bisa ditiru dengan harga kurang dari 100 ribu saja. Kualitasnya sih jelas beda, tapi kalau sudah ditiru dan banyak yang pakai rasanya jadi enggak eksklusif.

Saya pribadi bukan tipe orang yang harus pakai barang bermerk sih. Tapi kalau barang berkualitas, tentu saja jadi prioritas pertama saya dalam membeli barang. Mahal sedikit asal barangnya bagus dan awet, saya enggak akan ragu untuk membelinya. Apalagi kalau barang tersebut dibuat secara khusus alias custom, jadi berasa eksklusif karena enggak ada orang lain yang pakai.
Pakai barang lokal? kenapa enggak? 

Sekarang ini barang buatan dalam negeri juga enggak kalah dengan barang luar negeri. Bahkan di salah satu TV swasta saya pernah melihat produsen sepatu lokal yang sudah go international. Produknya sudah berseliweran di luar negeri. Setiap produk dibuat satu per satu dengan cinta. Jadi jangan ditanya lagi untuk masalah kualitas, dedikasi dalam pembuatannya saja tidak diragukan. Makanya sekarang saya beralih ke produk lokal. Selain karena kualitasnya yang bagus, menggunakan produk lokal juga membantu memajukan karya anak bangsa. Sebagai orang Indonesia, saya tentu ikut bangga kalau produk lokal bisa mendunia.

Sayangnya sebagai ibu yang sibuk banget mengurus bayi dan balita, saya enggak punya waktu untuk belanja-belanja ke luar rumah. Itu kenapa keberadaan situs belanja buat ibu-ibu semacam saya jadi surga tersendiri. Bisa belanja-belanja tanpa harus melangkah keluar rumah, kan keren banget tuh! Tapi situs belanja yang menyediakan produk handmade lokal rasanya masih jarang banget, sampai saya ketemu sama Qlapa.com. Saya kudet (kurang update) banget deh baru tahu ada Qlapa.com, situs belanja yang menyediakan berbagai produk handmade buatan asli Indonesia. Saya mengapresiasi sekali keberadaan Qlapa.com, karena selain mempermudah saya belanja, misi Qlapa.com untuk memajukan produk lokal juga sangat luar biasa.
Tampilan website Qlapa.com

Berhubung saya sekeluarga baru saja pindah ke rumah baru, saya bermaksud membeli beberapa keperluan untuk melengkapi dekorasi rumah saya. Belanja di Qlapa.com mudah sekali. Apalagi sekarang sudah ada aplikasi yang bisa diunduh gratis dari Playstore. Belanja jadi semakin mudah deh, tinggal klik sesuai kategori dan cari barang yang dibutuhkan. Karena saya sedang mencari nomor rumah dan jam dinding, saya pun berselancar di kategori rumah dan dekorasi. Banyak sekali pilihannya dan harganya pun beragam, saya sampai bingung mau pilih yang mana. Akhirnya saya pun menemukan nomor rumah dan jam dinding yang saya inginkan. Untuk nomor rumah, saya memilih produk
custom. Saya cukup menunggu kurang lebih 7 hari untuk pembuatan nomor rumah yang saya pesan.
Belanja mudah dengan aplikasi Qlapa

Belanja di Qlapa.com juga dijamin keamanannya, karena kita melakukan transfer ke rekening Qlapa bukan langsung ke rekening penjual. Benar saja, setelah menunggu kira-kira seminggu, nomor rumah yang saya pesan pun sampai. Bahkan jam dinding yang saya pesan sudah sampai lebih dulu. Puas sekali belanja di Qlapa.com. Barang yang saya beli sesuai dengan pesanan. Kualitas barang-barang di Qlapa.com juga tidak diragukan lagi. Semua barang yang dijual di Qlapa.com melalui proses kurasi, jadi tidak sembarang produk bisa dijual di Qlapa.com.

Rasanya bangga deh menggunakan produk lokal. Apalagi kalau belinya di Qlapa.com, pusatnya produk handmade lokal yang terkurasi, jadi enggak pasaran dan terjamin kualitasnya. Yuk kita majukan produk lokal dengan #CintaProdukLokal! Kalau bukan kita yang mendukung produk asli Indonesia, siapa lagi?

Komentar

  1. Barang lokal juga bagus-bagus ya sekarang Mba', bentuk dukungan kita terhadap produk lokal ya bangga lebih memilih produk lokal dibandingkan produk luar. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Ayo kita dukung kemajuan produk lokal! :)

      Hapus

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…

MENGATASI DERMATITIS ATOPIK PADA ORANG DEWASA

Moms yang punya anak bayi mungkin sudah familiar dengan istilah Dermatitis Atopik atau Eczema. Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal yang kemudian menyebabkan kulit menjadi kering keabuan dan pecah hingga berdarah. Kondisi dermatitis atopik ini umumnya muncul pada bayi dan menghilang seiring dengan pertambahan usia anak. Tapi, tahukah, Moms, kalau ternyata dermatitis atopik juga dapat menyerang orang dewasa?
Itulah yang terjadi pada saya, riwayat alergi dan asma yang menurun dari si mamah membuat saya menderita penyakit kulit ini.  dermatitis atopik pada orang dewasa biasanya muncul pada rentang usia 20-30an. Awalnya kulit saya biasa saja. Namun, sekitar tahun 2016, muncul beberapa lenting kecil di jari manis yang kemudian menyebar di seluruh tangan kiri. Lenting atau benjol kecil iti biasanya pecah atau mengering sendiri menjadi kulit yang terkelupas. Tak jarang, kulit terkelupas ini juga meninggalkan luka yang sampai berdarah. Jangan ta…

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…