Langsung ke konten utama

RAMADHAN SEMAKIN DEKAT, YUK KENALKAN KEISTIMEWAANNYA SEDINI MUNGKIN!

Tidak terasa bulan Ramadhan sudah kurang dari 2 bulan lagi ya moms. Sudah ada persiapan apa untuk menyambutnya? Kalau saya dan suami,  selain mempersiapkan fisik dan mental pribadi untuk menyambut Ramadhan, juga mencoba menghidupkan suasana Ramadhan di rumah sejak sekarang.
Salah satu tujuannya agar anak pertama kami yang baru berusia 2 tahun dapat ikut menikmati suasana di bulan Ramadhan nanti.


Tahukah moms kalau di bulan Ramadhan banyak sekali keistimewaan? Selain pada bulan tersebut kita diwajibkan untuk berpuasa sebulan lamanya, pada bulan ini juga terdapat keistimewaan lain (www.muslim.or.id), seperti:
  1. Bulan dimana kitab suci Al qur’an diturunkan. Seperti dijelaskan pada ayat berikut ini:


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain” (QS. Al-Baqarah [2]: 185).


  1. Dibukanya pintu-pintu surga di bulan Ramadhan. Karena pada bulan ini, orang banyak melakukan amal shalih yang kelak akan mengantarkannya ke dalam surga. Seperti yang difirmankan oleh Allah swt dalam Surat An Nahl ayat 32 berikut ini:
    ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

    “Masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan” (QS. An-Nahl [16]: 32.
  2. Ditutupnya pintu-pintu neraka. Pada bulan ini, Allah juga menutup pintu-pintu neraka, karena sedikitnya perbuatan maksiat yang dapat dimasukan ke neraka.
  3. Setan-setan dibelenggu. Pada bulan ini setan tidak dapat mengajak manusia pada kesesatan dan menggoda untuk berbuat keji.
  4. Dilipatgandakannya pahala amalan. Mengerjakan amalan di bulan Ramadhan memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain. Seperti diriwayatkan dalam sebuah hadist yang menjelaskan bahwa amalan sunnah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang sama dengan amal wajib. Satu amal wajib yang dikerjakan di bulan ini setara dengan 70 amal wajib. Barangsiapa yang memberi buka puasa untuk seorang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka, dan baginya pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.


Bulan Ramadhan memang bulan yang spesial. Kita yang sudah terbiasa melalui Ramadhan setiap tahunnya, seharusnya sudah dapat memaknai dan merasakan suasana Ramadhan bahkan sebelum bulan tersebut datang. Lalu bagaimana dengan si kecil? Menanamkan kecintaan anak terhadap Islam termasuk di dalamnya aktifitas di bulan Ramadhan memang perlu ditanamkan sejak dini. Bukan hanya sekedar mengenalkan ritual ibadah, tapi juga bagaimana menanamkan kecintaan anak dalam melakukan ibadah itu sendiri. Jika kecintaan anak terhadap Islam sudah ditanamkan sejak awal, maka beribadah pun akan ringan dijalankan oleh anak. Kelak anak pun tidak hanya sekedar menjalankan ibadah, tapi juga dapat meresapi dan mempraktikan nilai-nilai keislaman secara otomatis dalam kehidupannya.


Bagaimana menanamkan kecintaan anak (khususnya) terhadap bulan Ramadhan sejak dini?
Memperkenalkan ajaran Islam kepada anak sejak dini menumbuhkan kecintaan mereka kelak terhadap agamanya

Menumbuhkan kecintaan anak terhadap sesuatu tentu membutuhkan proses, termasuk menumbuhkan kecintaan terhadap bulan Ramadhan. Menurut saya, diusia anak saya yang sudah 2 tahun adalah saat yang tepat untuk mulai memperkenalkan bulan Ramadhan. Untuk memperkenalkan bulan Ramadhan pada anak usia dini tidak perlu sampai menyuruh anak berpuasa. Karena pada usia tersebut anak memang belum diwajibkan untuk berpuasa.


Kalau saya dan suami, sejak sekarang sudah mulai banyak bercerita tentang keistimewaan di bulan Ramadhan. Pendekatan dan bahasa yang digunakan tentu yang mudah dipahami oleh anak saya. Intinya saya dan suami berusaha menggambarkan pada anak kami bahwa Ramadhan merupakan momen istimewa. Bulan yang ditunggu oleh semua orang Islam. Kalau menurut saya, sebagai tahap awal, tidak apa-apa menggunakan pendekatan yang lebih materil. Karena anak 2 tahun masih memiliki keterbatasan kognitif, tentu sulit kalau menggunakan penjelasan yang abstrak. Misalnya saya mengatakan pada anak saya kalau saat bulan Ramadhan ia bisa bertemu dengan teman-temannya di masjid atau saat berbuka puasa akan banyak kue.


Hal yang penting pula dalam memperkenalkan bulan Ramadhan kepada anak adalah memberikan tauladan. Sebagai orang tua, kita perlu menunjukan semangat kita dalam menyambut Ramadhan. Kita juga perlu menunjukan persiapan-persiapan kita dalam menyambut Ramadhan kepada anak kita. Misalnya melakukan puasa di bulan Rajab dan memperbanyak amalan-amalan sunnah. Dengan demikian anak bisa merasakan keistimewaan Ramadhan dari keseriusan orang tua dalam menyambutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 KONTEN ANAK YANG TIDAK BOLEH DIUNGGAH DI MEDSOS

Di salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti sedang heboh membahas tentang video seorang anak kecil yang sedang menonton video dengan konten dewasa di tempat umum.  Di video berdurasi kurang lebih 1 menit itu tampak seorang anak perempuan sedang memegang smartphone sambil menonton sebuah video.

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…

[TIPS] MANAJEMEN WAKTU ALA EMAK REMPONG

Cuci baju belum, mandiin anak belum, setrikaan dari kemarin masih menumpuk dan sms dari customer yang order jilbab belum sempat dibalas. Terbayang enggak sih moms berapa banyak tugas yang harus moms lakukan setiap harinya. Rasanya 24 jam sehari seperti enggak cukup untuk menyelesaikannya.  Kesibukan sebagai emak memang enggak ada habisnya. Dari sebelum matahari terbit hingga tengah malam menjelang, sering kali emak masih sibuk berkutat dengan pekerjaan rumah tangga. Enggak perlu dibuat jadi stress ya moms, coba disyukuri saja karena semua pasti berbuah pahala. Tapi bagaimana ya supaya waktu dan tenaga kita bisa optimal untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada?