Langsung ke konten utama

MENGENAL HEMANGIOMA

www.doctoralert.com
Alhamdulillah sekitar sebulan yang lalu, anak kedua saya lahir dengan selamat dan sehat. Tidak ada kelainan apa pun pada anak saya, sampai saya menyadari ada 2 bercak merah di kakinya. Mulanya saya kira itu bekas gigitan serangga,  sampai satu minggu saya perhatikan bercak merah itu tidak kunjung memudar.
Hingga 2 minggu, bercak merah tersebut tidak hilang juga bahkan malah melebar dan menebal. Karena khawatir, saya pun memeriksakan anak saya ke dokter anak. Ternyata anak saya mengalami kelainan kulit yang disebut dengan Hemangioma. Dokter menyarankan untuk observasi sampai usia anak saya 2 tahun, kalau tidak hilang, dokter anak merekomendasikan dokter bedah plastik untuk menghilangkan bercak tersebut. Saya yang awam ini pun mencoba mencari tahu tentang kelainan kulit ini. Berikut ini informasi yang saya peroleh tentang Hemangioma.

Apa itu Hemangioma? 

Hemangioma adalah tanda lahir berbentuk tonjolan kenyal berwarna merah terang pada kulit akibat adanya pertumbuhan berlebih (proliferasi) dari pembuluh darah (www.Alodokter.com). Hemagioma merupakan salah satu jenis tumor jinak yang tumbuh di jaringan lunak.
Biasanya Hemangioma muncul di bagian-bagian tubuh tertentu, seperti kepala, leher, muka, kaki dan dada. Anak saya sendiri memiliki Hemangioma di bagian kaki. Hemangioma umumnya muncul saat bayi baru dilahirkan atau beberapa minggu setelah dilahirkan. Kemunculannya ditandai dengan bercak merah yang lama kelamaan menebal atau bercak merah kebiruan apabila hemangioma terjadi pada pembuluh darah yang lebih dalam. Itulah kenapa hemangioma juga dikenal dengan nama tanda strawberi, karena bentuknya yang menyerupai buah tersebut. 

Apakah Hemangioma berbahaya? 

Meskipun termasuk kedalam jenis tumor, Hemangioma bukan termasuk penyakit yang berbahaya. Bercak ini akan menipis dan memudar dengan sendirinya saat anak berusia 5 tahun. Bahkan menurut dokter anak saya,  ada beberapa kasus dimana Hemangioma akan mengering dan lepas dengan sendirinya. Kelainan ini relatif tidak membutuhkan penanganan medis kecuali kondisinya mengganggu. 
Saya bersyukur karena pada anak saya Hemangioma muncul di bagian kaki, bukan wajah. Karena banyak juga kasus Hemangioma muncul di area wajah. Rasanya kasihan kalau itu terjadi pada anak saya. 
Hemangioma pada bagian kaki anak saya
Meskipun Hemangioma tidak berbahaya, tidak ada salahnya moms berkonsultasi ke dokter anak apabila kondisi ini terjadi pada buah hati. Memantau kondisi buah hati merupakan hal yang penting terutama dalam awal kehidupan setelah lahir. Agar moms dapat memastikan buah hati tumbuh sesuai dengan perkembangan usianya dan jika ada kelainan dapat segera ditangani. 

Sumber:
www.alodokter.com
www.hellosehat.com
Wikipedia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 KONTEN ANAK YANG TIDAK BOLEH DIUNGGAH DI MEDSOS

Di salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti sedang heboh membahas tentang video seorang anak kecil yang sedang menonton video dengan konten dewasa di tempat umum.  Di video berdurasi kurang lebih 1 menit itu tampak seorang anak perempuan sedang memegang smartphone sambil menonton sebuah video.

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…

[TIPS] MANAJEMEN WAKTU ALA EMAK REMPONG

Cuci baju belum, mandiin anak belum, setrikaan dari kemarin masih menumpuk dan sms dari customer yang order jilbab belum sempat dibalas. Terbayang enggak sih moms berapa banyak tugas yang harus moms lakukan setiap harinya. Rasanya 24 jam sehari seperti enggak cukup untuk menyelesaikannya.  Kesibukan sebagai emak memang enggak ada habisnya. Dari sebelum matahari terbit hingga tengah malam menjelang, sering kali emak masih sibuk berkutat dengan pekerjaan rumah tangga. Enggak perlu dibuat jadi stress ya moms, coba disyukuri saja karena semua pasti berbuah pahala. Tapi bagaimana ya supaya waktu dan tenaga kita bisa optimal untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada?