Langsung ke konten utama

JANGAN TAKUT BERPUASA!

Sumber: Hello Holy Days
Ramadhan hampir tiba! Enggak terasa ya moms, tinggal menghitung hari saja. Apa yang sudah dipersiapkan nih? Kue-kue? Budget beli baju baru? Hehe.. Pastinya bukan hanya sekedar itu ya moms. Bulan Ramadhan menjadi momen yang spesial untuk kaum muslimin. Ibaratnya Allah sedang bagi diskon besar-besaran. Pahala dilipat gandakan, dosa-dosa diampuni,  maka dari itu, melewatkan bulan Ramadhan sekedarnya akan jadi hal yang rugi banget. 

Namun sayangnya untuk ibu menyusui seperti saya, bulan Ramadhan juga menjadi momen yang menantang. Produksi ASI bisa saja menurun karena berpuasa. Kasihan anak saya nanti, bisa-bisa ASInya tidak mencukupi. Padahal saya tidak ingin melewati bulan Ramadhan kali ini tanpa berpuasa. Tapi ternyata ibu menyusui juga bisa loh berpuasa tanpa khawatir produksi ASInya menurun. 

Pertama, niat, niat dan niat. Ini hal yang penting banget. Banyak ibu menyusui yang khawatir untuk puasa karena takut lapar. Kan memang ibu menyusui mudah lapar tuh, hehe. Itu kenapa menguatkan tekad untuk berpuasa itu penting banget. Dengan niat yang kuat, puasa kita pun akan terasa lebih mudah. Niat menggerakan kita untuk lebih bersemangat dalam menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Yakinlah, ibu pun tetap bisa menjalankan ibadah seperti biasa meskipun sedang menyusui. 

Kedua, perhatikan asupan makanan. Saran saya jangan terlalu banyak ngemil makanan yang enggak sehat seperti gorengan dan minuman dingin. Meskipun makanan dan minuman seperti itu menggoda banget untuk dinikmati pas buka puasa, tapi kandungan gizinya rendah sekali. Tetap makan 3 kali sehari, saat sahur, berbuka dan satu jam sebelum tidur. Perhatikan kandungan nutrisi dan porsinya ya moms. Karbo, lauk protein, sayur mayur dan buah harus menjadi sajian yang selalu ada dalam makanan moms setiap hari. 

Ketiga, perhatikan asupan cairan. Selain kita memperhatikan kandungan gizi pada makanan yang kita konsumsi, kita juga perlu memperhatikan jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh kita. Perbanyak minum air putih saat sedang tidak dalam kondisi berpuasa dan kurangi minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi dan soda. Selain minum, memgonsumsi buah yang kaya air seperti semangka dan pir juga bisa menjadi alternatif. 

Keempat, minum jus kurma susu. Ini jadi andalan saya kalau berpuasa. Kurma mengandung gula sederhana yang mudah dipecah menjadi energi dalam tubuh. Insya Allah jadi lebih kuat deh puasanya kalau minum jus ini. Cara membuatnya juga sangat mudah, tinggal blender 200 ml susu UHT dengan 7 butir kurma (atau lebih kalau suka manis). Jangan lupa untuk membuang bijinya terlebih dahulu ya moms. Kemudian masukan ke kulkas. Saya biasanya membuat saat malam untuk dikonsumsi ketika sahur. Rasanya memang lebih nikmat ketika dingin. Yum! 

Kelima, tetap aktif. Berpuasa bukan berarti kita lemas sepanjang hari ya moms. Justru di bulan ini kita harus lebih aktif beribadah. Tetaplah beraktifitas seperti biasa dan selingi dengan olah raga ringan ketika menjelang buka puasa. Istirahat yang cukup agar kita kuat menjalankan bulan Ramadhan secara penuh. Kebanyakan dari kita (termasuk saya) begitu menggebu-gebu di awal Ramadhan. Baru awal bulan sudah gas poll. Akibatnya, menjelang akhir Ramadhan saya jadi tertatih-tatih menyelesaikan Ramadhan. Mulai pelan-pelan saja, dan tambah semangatnya setiap hari. Insya Allah bisa lebih konsisten dalam menjalanlan ibadah di bulan Ramadhan. Tubuh moms jadi tetap fit selama sebulan penuh dan produksi ASI pun tetap lancar deh

Keenam, hindari stress. Kalau sedang bulan Ramadhan, fokus saja dengan ibadah. Enggak usah mengkhawatirkan ini dan itu. Baju baru belum kebeli? Tenang.. Kan ada THR, hehe.. Intinya hindari stress, karena stress dapat membuat produksi ASI moms menurun. Buang kekhawatiran ASI akan habis kalau moms berpuasa. Setiap anak kan sudah punya rezeki masing-masing. Insya Allah nanti Allah yang cukupi. 

Ketujuh, Tetap susui anak seperti biasa. Bahkan mungkin harus lebih sering. Semakin banyak menyusui, semakin meningkat pula produksi ASI. Karena produksi ASI mengikuti demand. Mungkin ini akan jadi bagian menantang untuk moms, karena biasanya kita jadi malas menyusui saat kondisi badan sedang lemas. Tetap semangat ya moms! Kita pasti bisa! (sambil menyemangati diri sendiri💪).

Semoga tips ini bisa membantu ya.. Moms tidak perlu khawatir lagi untuk tetap berpuasa ketika menyusui. Dengan doa, niat dan strategi yang baik, Insya Allah menyusui bisa tetap lancar jaya. 
Selamat menunaikan ibadah puasa ya busui! 😄

Komentar

  1. Bismillah. Doanya ya mbak, kali pertama aku puasa sdg menyusui nih, Mbak. Tahun kemarin pas hamil 6/7 bulan. Alhamdulilah lancar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mba!💪 Insya Allah kali ini juga lancar puasanya😊

      Hapus
  2. Keren semangatnya... salam kenal saya Wilanti, baru belajar nulis end ngeblog ... lagi baca tulisan mbak yang dishare di grup IIDN

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat nulisnya bun! Ayo kita sama-sama belajar😃

      Hapus

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

5 KONTEN ANAK YANG TIDAK BOLEH DIUNGGAH DI MEDSOS

Di salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti sedang heboh membahas tentang video seorang anak kecil yang sedang menonton video dengan konten dewasa di tempat umum.  Di video berdurasi kurang lebih 1 menit itu tampak seorang anak perempuan sedang memegang smartphone sambil menonton sebuah video.

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…

[TIPS] MANAJEMEN WAKTU ALA EMAK REMPONG

Cuci baju belum, mandiin anak belum, setrikaan dari kemarin masih menumpuk dan sms dari customer yang order jilbab belum sempat dibalas. Terbayang enggak sih moms berapa banyak tugas yang harus moms lakukan setiap harinya. Rasanya 24 jam sehari seperti enggak cukup untuk menyelesaikannya.  Kesibukan sebagai emak memang enggak ada habisnya. Dari sebelum matahari terbit hingga tengah malam menjelang, sering kali emak masih sibuk berkutat dengan pekerjaan rumah tangga. Enggak perlu dibuat jadi stress ya moms, coba disyukuri saja karena semua pasti berbuah pahala. Tapi bagaimana ya supaya waktu dan tenaga kita bisa optimal untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada?