BILANG "ENGGAK" BUKAN BERARTI TEGA

Sumber: Pixabay

Moms.. Sering enggak sih merasa sulit banget menolak permintaan orang lain?

"Bu.. Bantuin jadi panitia acara ini ya!"

"Dek, lo aja yang masak buat acara keluarga minggu besok ya! "

Sounds familiar? Untuk sebagian orang, menolak permintaan itu ternyata bukan hal yang mudah (termasuk untuk saya🙊). Padahal kita sendiri kadang kewalahan mengatur waktu kita sehari-hari. Ditambah lagi harus repot dengan urusan-urusan tambahan. Perasaan enggak enak kalau menolak permintaan orang lain biasanya jadi alasan. Apalagi kalau yang minta tolong itu orang yang sangat dekat dengan kita, seperti keluarga atau sahabat.

Padahal menolak permintaan itu tidak selalu buruk loh moms. Kita kan juga harus mengukur kemampuan diri sendiri. Kalau kita terima saja, lalu ternyata kita enggak amanah, kan sama saja dengan merugikan orang lain. Menurut saya, asal caranya baik, menolak permintaan itu sah-sah saja kok

Ternyata menolak permintaan orang lain itu butuh strategi juga. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa moms lakukan dalam menolak permintaan orang lain:

Katakan dengan jujur dan tulus: Tidak perlu berbohong dan mengatakan banyak alasan saat menolak permintaan. Katakan saja apa adanya. Kalau perlu moms bisa memberikan rekomendasi nama untuk menggantikan anda. Jika moms sampaikan dengan baik, saya yakin orang pasti mengerti dengan kondisi anda.

Less is better: Tidak perlu berbelit-belit dalam menyampaikan alasan. Katakan saja secukupnya. Jika moms terlalu berbelit-belit, anda malah tampak sedang menyembunyikan sesuatu. Semakin sedikit alasan yang moms berikan semakin baik. Misalnya sewaktu moms diminta untuk menjadi ketua panitia acara halal bihalal di kompleks. Anda sebenarnya merasa kerepotan karena kesibukan anda mengurus anak-anak di rumah. Maka katakan saja, moms tidak bisa karena sudah ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Tidak perlu menjelaskan secara panjang lebar. 

“Jurus” mengulur waktu: moms mungkin merasa takut untuk memberikan penolakan langsung, karena khawatir akan membuat situasi kurang nyaman. Mengulur dapat manjadi jurus jitu untuk bisa menolak permintaan orang lain tanpa merasa enggak enak. Jika seseorang meminta bantuan, moms dapat mengatakan bahwa anda akan mempertimbangkannya dan mengabari kemudian. Dengan begitu, moms dapat melakukan penolakan di waktu lain secara tidak langsung. Ini akan mengurangi rasa kurang nyaman kepada lawan bicara anda.

Komunikasikan dengan asertif: komunikasi asertif adalah mengkomunikasikan apa yang moms pikirkan atau rasakan dengan tetap memperhatikan hak-hak orang lain. moms tetap dapat menolak namun dengan cara yang baik sehingga dapat diterima oleh lawan bicara. Misalnya saat moms diajak untuk ngopi dengan teman akhir minggu ini. Sejujurnya, anda enggak terlalu suka nongkrong di café, karena menurut anda buang-buang waktu. Moms bisa menyampaikan pada teman anda kalau suami anda ingin moms menghabiskan waktu dengan keluarga ketika akhir minggu. Anda pun dapat menyarankan teman anda untuk datang ke rumah dan anda yang akan menyediakan konsumsinya. Saat itu, moms tidak memberikan penolakan langsung, tapi anda tetap menjelaskan kondisi moms. Anda pun memberikan alternatif solusi, jika ingin ketemuan bisa langsung dilakukan di rumah anda. Dengan menggunakan komunikasi yang asertif, moms dan lawan bicara anda akan mendapatkan solusi yang win-win. Dengan demikian, anda pun tidak perlu merasa enggak enak dan merasa bersalah walau pun menolak. 

Bilang "enggak" memang bukan perkara mudah. Salah-salah hubungan malah jadi rengang dan enggak enak. Tapi menerima semua permitaan juga enggak selalu baik. Komunikasikan dengan baik penolakan anda. Niatkan semua ini adalah demi kebaikan bersama. Dengan demikian, kepentingan dan hubungan anda dengan orang lain pun tetap terjaga. 😊

Komentar

  1. sepakat, jangan sampai keinginan menolong orang lain malah merepotkan diri sendiri dan keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bun.. Jd ibu harus bikin prioritas krn repotnya luar biasa yaa

      Hapus
  2. Aku sih alhamdulillah masih sanggup berkata 'tidak', tapi ada nih seorang sahabat yang bener-bener gak bisa nolak tiap ada yang minta bantuan. Tapi nanti ujung-ujungnya dia malah banyak ngeluh ke kita-kita yang deket sama dia. Kalo udah sifat bawaan kayaknya emang susah diubah ya? Heuheu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa sebenarnya mba. Tinggal mau berubah atau enggak aja sih.. :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer

Social Network