Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

BIJAK MEMUJI ANAK

Pujian adalah reward paling sederhana yang mungkin bisa diberikan oleh orangtua. Ketika anak mampu melakukan tugasnya dengan baik, melakukan keperluannya secara mandiri atau menunjukan perilaku baik, pujian menjadi hal pertama yang diberikan oleh orangtua pada anak. Namun terkadang, alih-alih menjadikan perilaku anak semakin baik, pujian justru malah membuat anak menjadi terlalu "gede rasa". Padahal di luar sana, anak akan menghadapi kondisi yang mungkin jauh berbeda dari di rumahnya. Lingkungan yang kompetitif dan orang-orang yang mungkin enggak menghargainya seperti kedua orangtuanya.
Setiap orangtua pastinya enggak ingin anaknya merasa kecil hati. Tapi who knows? Apa yang akan dihadapi si kecil kelak. Tugas orangtua adalah mempersiapkan mental anak agar berdaya dan memiliki mental yang kuat untuk menghadapi lingkungan yang kompetitif.
Jadi sebenarnya baik enggak sih memberikan pujian pada anak?
Baik,  asal proporsional. Memberikan pujian sendiri sebenarnya memiliki manfaa…

DIARY MPASI BABY ZEE (PART 2)

Setelah dua pekan makan menu tunggal, kini saatnya si adik untuk makan dengan menu empat bintang. Apa sih itu menu empat bintang?  Ini adalah komposisi makanan dengan menu seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein hewani, kacang-kacangan serta sayur dan buah. Awal MPASI empat bintang, saya bedakan menu sarapan dengan makan siang dan malam. Tapi lama-lama saya gempor juga masaknya😅, soalnya pagi-pagi saya harus menyiapkan sarapan dan makan siang untuk sekeluarga juga kan
Baca juga:DIARY MPASI BABY ZEE (PART 1)
Dulu waktu MPASI empat bintang si kakak, saya pakai slow cooker untuk masak bubur. Untuk ibu yang bekerja di luar rumah, alat ini savior banget sih. Tinggal cemplang cemplung dan tadaaa!  Jadi deh... Tapi kelemahannya, saya enggak bisa mengatur tekstur buburnya ya... Entah kenapa kurang ahli, hehe... Selalu kelembekan dan sayurnya selalu overcook. Akhirnya sekarang saya memutuskan masak manual pakai kompor saja. Untuk mempersingkat waktu masak, saya buat bubur dari nasi mat…

DIARY MPASI BABY ZEE (PART 1)

Dua pekan ini kesibukan saya bertambah. Biasanya pagi hari saya cuma riweuh menyiapkan bekal suami dan makan siang si kakak, tapi mulai bulan kemarin aktivitas masak saya ditambah dengan menyiapkan MPASI untuk Si Bungsu. Aktivitas masak tiap pagi jadi heboh. Saya merasa antara semangat,  deg-deg-kan dan capek. Semangat nyiapin menu apa untuk besok, deg-deg-kan adik bakal suka atau enggak sama makanannya dan capek (kalau ini mah enggak perlu dijelasin kenapa ya....) 
Baca juga:Mempersiapkan MPASI Untuk Si Kecil
Seperti waktu zaman si kakak, saya mulai memberikan si adik menu tunggal. Saya mulai dengan bahan yang rasanya "anta" alias hambar. Harapannya sih, si adik yang sudah biasa makan makanan hambar, enggak akan menolak makan sayur. Kalau sudah ketemu buah yang rasanya manis, khawatir adik menolak sayur. Walaupun enggak ada pembuktian ilmiah tentang ini sih...  Saya saja yang khawatir berlebihan sepertinya😂😂. 
Tapi waktu si kakak, metode ini lumayan membuahkan hasil sih.…