Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

4 HAL YANG PERLU MOMS TAHU SEBELUM BERKOMUNITAS

Resign dari pekerjaan saya setelah enam tahun bekerja adalah fase yang cukup membuat hidup saya goyang. Bayangkan saja, dari yang sebelumnya punya jadwal padat sejak pagi hingga malam dan wara-wiri dinas luar kota, tiba-tiba berubah 180 derajat. Euforia awal resign saya rasakan. Bangun siang, malas-malasan dan santai seharian, apalagi waktu itu anak saya baru satu. Tapi setelah tiga hari menjalani kehidupan semacam itu, hidup saya pun mulai terasa hampa.... 
Waktu melihat update-an status teman-teman kantor yang makan siang bareng atau datang ke event kantor di sosmed hati saya pun mencelos, i feel nothing. Hanya berkutat dengan urusan domestik dan anak, membuat saya merasa kurang berharga (saat itu). Padahal saat di rumah saya pun sibuk, tapi tetap saja saat itu saya merasa yang saya lakukan itu nothing. Saya pun mulai rewel. Ketebaklah siapa yang paling jadi sasaran kegalauan saya kalau bukan suami. 
Namun saya merasa Allah sangat baik, sedikit demi sedikit saya dipertemukan dengan …

MENGENAL CHILD'S COMFORTER

Moms, adakah yang anaknya susah tidur kalau tidak memeluk selimut kesayangannya? Benda-benda seperti boneka, guling atau bantal, yang meski sudah kumal dan kotor tetap merajai tempat tidur buah hati. Beberapa anak bahkan sulit tidur jika tidak memegang bagian tubuh tertentu, seperti obrolan saya dengan tetangga sore ini yang menceritakan kalau anaknya tidak bisa tidur tanpa memegang leher Sang Bunda. Salah satu adik saya pun ketika kecil punya guling kesayangan, guling dengan kepala berbentuk beruang yang setiap tidur harus digesekan hidungnya ke hidung adik saya. Aneh ya? Tapi itulah kenyataannya. 
Beberapa anak menggunakan mekanisme ekternal untuk memberikan kenyamanan pada dirinya. Biasanya dengan menghisap jempol, memegang bagian tubuh tertentu atau memiliki benda kesayangan. Bahkan ada yang membawa benda kesayangannya kemanapun dia pergi.
Kenapa anak memiliki kebiasaan atau benda kesayangan yang tidak bisa lepas dari dirinya? 
Menurut Dr. Olwen Wilson, psikolog anak dari Royal Su…

MENYAMBUNG DUA GENERASI

Siapa moms di sini yang susah banget untuk membuat Si Kecil lekat dengan kakek atau neneknya (atau bahkan keduanya)? Saya sendiri merasa cukup tertantang untuk mendekatkan anak-anak dengan eyangnya (which is adalah orangtua saya sendiri😆). Tipikal setiap orang kan berbeda ya... Ada yang bisa jadi magnet buat anak kecil, tapi ada juga yang memang bawaannya enggak terlalu bisa mengajak main anak kecil. 
Termasuk orangtua saya yang tipikalnya enggak terlalu nyaman kalau digerendolin anak kecil. Mungkin karena faktor usia juga penyebabnya, main dengan anak kecil itu kan butuh energi ekstra sedangkan kedua orangtua saya memang sudah enggak terlalu fit. Saya sendiri sebenarnya juga tipikal yang biasa saja kalau ketemu anak kecil, bukan tipe magnet anak-anak dan kalau ketemu anak kecil saya pun biasa saja. Tapi saya belajar lebih cair sewaktu saya bekerja sebagai guru di sebuah pre school. Ingat banget, dulu pernah dikomentari sama kepala sekolah katanya saya kurang santai waktu ngajar🙈. …