Langsung ke konten utama

MENGGUNTING SURAI SINGA: MELATIH KECAKAPAN MOTORIK HALUS


Kali ini, saya mau membuatkan kakak permainan yang bisa melatih motorik halusnya. Membuatnya pun simpel banget. Berhubung saya lagi rempong, hehe... Tapi si duo saliha tetap butuh diajak main to, jadi saya buatkan mainan yang cukup 15 menitan saja membuatnya. Namanya menggunting surai singa.

Bahan-bahan:


Moms hanya membutuhkan....
1 buah Kardus bekas bungkus makanan (saya sarankan yang sisi luarnya glossy)
Kertas bekas
Spidol berwarna
Solatip

Cara Membuat:

  • Buat pola lingkaran pada kardus bekas, lalu gunting. Kalau saya menggunakan solatip besar untuk membantu membuat lingkaran. Moms bisa menggunakan media lain, seperti gelas besar atau mangkuk kecil. Jangan lupa untuk membuat dua buah telinga untuk si singa.
  • Buat pola lingkaran pada kertas bekas dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya. Kalau saya enggak pakai ukur-ukur penggaris. Cukup cari dua cetakan lingkaran dengan ukuran yang berbeda saja.
  • Tempelkan bagian telinga ke lingkaran kardus, kemudian hias dengan mata, hidung dan mulut singa.
  • Sekarang, tinggal tempelkan wajah singa di atas kertas bekas berbentuk lingkaran.
  • Agar lebih menarik, Moms bisa mewarnainya.
  • Moms tinggal meminta si kecil memotong bagian kertas sesuai dengan garis yang sudah dibuat. Jika semua pola garis sudah terpotong, Moms bisa menggantinya dengan kertas bekas lainnya. Gunakan kertas yang sudah tidak bisa dipakai ya Moms, agar tidak mubazir. :)
Membuat mainan ini mudah sekali dan bermanfaat lho Moms untuk melatih otot halus si kecil. Selain berlatih menggunting, Moms bisa membuat kegiatan lain untuk melatih motorik halus si kecil, seperti menjepit, menyendok atau meronce. Selamat mencoba ya Moms!

Komentar

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…

MENGENAL CHILD'S COMFORTER

Moms, adakah yang anaknya susah tidur kalau tidak memeluk selimut kesayangannya? Benda-benda seperti boneka, guling atau bantal, yang meski sudah kumal dan kotor tetap merajai tempat tidur buah hati. Beberapa anak bahkan sulit tidur jika tidak memegang bagian tubuh tertentu, seperti obrolan saya dengan tetangga sore ini yang menceritakan kalau anaknya tidak bisa tidur tanpa memegang leher Sang Bunda. Salah satu adik saya pun ketika kecil punya guling kesayangan, guling dengan kepala berbentuk beruang yang setiap tidur harus digesekan hidungnya ke hidung adik saya. Aneh ya? Tapi itulah kenyataannya. 
Beberapa anak menggunakan mekanisme ekternal untuk memberikan kenyamanan pada dirinya. Biasanya dengan menghisap jempol, memegang bagian tubuh tertentu atau memiliki benda kesayangan. Bahkan ada yang membawa benda kesayangannya kemanapun dia pergi.
Kenapa anak memiliki kebiasaan atau benda kesayangan yang tidak bisa lepas dari dirinya? 
Menurut Dr. Olwen Wilson, psikolog anak dari Royal Su…