Langsung ke konten utama

RESEP DIMSUM AYAM UDANG


Liburan panjang ini enggak bisa kemana-mana. Berhubung kami sekeluarga belum terlalu fit pasca sakit berjamaah sebulan terakhir ini. Daripada mati gaya, saya browsing resep yang mudah. Dari hasil berselancar, saya putuskan untuk membuat dimsum ayam udang. Membuatnya sangat mudah, simak yuk Moms resep dimsum ayam udang berikut ini!

Bahan-bahan:

Udang jerbung 250 gr
Ayam cincang 400 gr
Tepung tapioka 2 sdm
Wortel parut sesuai selera
Minyak wijen  3 sdm
Bawang putih 3-4 siung
Telur 1 butir
Garam 
Merica
Gula
Kaldu penyedap
Kulit lumpia

Cara membuat:

  1. Cincang udang jerbung hingga halus. Karena saya ingin dimsumnya bertekstur, saya cincang agak kasar.
  2. Masukan ayam cincang dan wortel, aduk hingga rata.
  3. Tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan.
  4. Masukan minyak wijen dan aduk rata.
  5. Bumbui dengan garam, merica, gula dan kaldu bubuk sesuai selera.
  6. Tambahkan telur, aduk hingga semua bahan tercampur.
  7. Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  8. Siapkan kulit lumpia, masukan satu sendok isian dan tutup.
  9. Sambil menunggu, Moms bisa memanaskan panci kukusan. Setelah panci kukusan panas, masukan dimsum ke dalam kukusan. Atur sedemikian rupa agar tidak saling menempel. Kukus selama kurang lebih 20 menit. Sajikan dengan saus sambal atau saus dimsum.

Agar dimsum ayam udang tidak menempel di wadah kukusan, alasi wadah dengan daun pisang atau potongan wortel.

Bonus: Resep saus dimsum ayam udang

Bahan-bahan:

Saus sambal 5 sdm
Saus tomat 3 sdm
Minyak wijen 1 sdm
Tepung maizena 1 sdm
Gula
Garam
Merica

Cara membuat:

  1. Campur saus sambal, saus tomat dan minyak wijen.
  2. Larutkan tepung maizena dengan segelas air kemudian campur dengan saus. Masak di atas api kecil.
  3. Bumbui dengan gula, garam dan merica sesuai selera.
  4. Masak hingga mengental dan sajikan.


Bagaimana Moms, mudah kan resep dimsum ayam udang ini? Selamat mencoba di rumah ya Moms! :)

Mau tahu resep lainnya? Silahkan lihat di sini ya Moms!


Komentar

  1. Wah boleh dibintangi dulu nih. Sekalian siap-siapin bahannya dulu. Kalau sudah siap dan kepengen buat tinggal nyontek resep deh. Terima kasih ya Bun, resepnya ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama bun... Semoga bermanfaat ya! :)

      Hapus

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

MENGATASI DERMATITIS ATOPIK PADA ORANG DEWASA

Moms yang punya anak bayi mungkin sudah familiar dengan istilah Dermatitis Atopik atau Eczema. Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal yang kemudian menyebabkan kulit menjadi kering keabuan dan pecah hingga berdarah. Kondisi dermatitis atopik ini umumnya muncul pada bayi dan menghilang seiring dengan pertambahan usia anak. Tapi, tahukah, Moms, kalau ternyata dermatitis atopik juga dapat menyerang orang dewasa?
Itulah yang terjadi pada saya, riwayat alergi dan asma yang menurun dari si mamah membuat saya menderita penyakit kulit ini.  dermatitis atopik pada orang dewasa biasanya muncul pada rentang usia 20-30an. Awalnya kulit saya biasa saja. Namun, sekitar tahun 2016, muncul beberapa lenting kecil di jari manis yang kemudian menyebar di seluruh tangan kiri. Lenting atau benjol kecil iti biasanya pecah atau mengering sendiri menjadi kulit yang terkelupas. Tak jarang, kulit terkelupas ini juga meninggalkan luka yang sampai berdarah. Jangan ta…

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…

LIVING WITH BABY AND TODDLER: MENJAGA KEWARASAN DITENGAH KEREMPONGAN

Hi moms!  Perkenalkan nama saya cempaka. Saya baru saja resmi menjadi ibu beranak dua setelah melahirkan putri kedua saya 1 bulan yang lalu. Saat saya mengetik tulisan ini, saya sedang makan malam sambil menggendong bayi saya yang tertidur. Setelah rempong seharian mengurus rumah, bayi dan batita sekaligus. Siapa yang senasib dengan saya? #ngacung