Langsung ke konten utama

SERU-SERUAN DI THE JUNGLE


Kalau sebelumnya saya sempat cerita kalau saya mengajak anak-anak main air di Marcopolo Water Adventure, kali ini saya kembali mengajak anak-anak untuk main air. Ya... Habis gimana ya... Mereka sukanya main air, jadi umminya ngajak main air terus deh.... Kali ini, saya mengajak anak-anak main di The Jungle. Meskipun sama-sama waterpark, namun The Jungle mengusung konsep yang agak berbeda nih dari Marcopolo.

All About The Jungle

Waterpark ini berlokasi di Jalan Bogor Nirwana Boulevard, Perumahan Bogor Nirwana Residence. Tempat wisata ini menawarkan berbagai wahana permainan air yang seru. Seperti waterpark pada umumnya, tempat ini juga menyediakan kolam berenang berbagai ukuran yang bisa Moms nikmati sekeluarga. 
Perosotan seting 12 meter yang bisa memacu adrenalin Anda

Dengan harga tiket mulai 47.500 untuk weekdays dan 55.000 untuk weekend, Moms sudah bisa menikmati keseruan bermain di tempat ini. Ada berbagai wahana yang bisa Moms coba bersama keluarga, seperti perosotan, mulai dari ukuran kecil untuk anak-anak hingga tower slide yang memiliki ketinggian 12 meter dan panjang 100 meter. Selain perosotan, Moms bisa menikmati wahana lainnya seperti leisure pool, fountain footsal, kolam ombak dan wahana favorit kami, yaitu kiddy pool!

Kiddy pool, salah satu spot favorit

Di The Jungle, Moms juga bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan pengelola dengan membayar sewa, seperti menyewa pelampung single dengan harga Rp30.000/3 jam atau pelampung double dengan harga Rp40.000/3 jam. Jika Moms ingin menyewa loker untuk menyimpan barang pun bisa (tapi saya lupa harganya,hehe) atau menyewa cabbana untuk bersantai. Cukup dengan membayar Rp200ribu/3 jam saat weekdays atau Rp275ribu/3 jam saat weekend.

Pelampung yang bisa Moms sewa dengan harga 40 ribu rupiah

Apa yang Berbeda?


Tidak hanya menawarkan wahana air yang biasa, di The Jungle, Moms juga dapat menikmati arena bermain air yang berbeda, seperti kolam air hangat dan kolam arus. Selain itu, Moms juga akan menemukan giant aquarium dengan koleksi ikan yang memukau, seperti ikan arapaima yang panjangnya bisa sampai 3 meter!
Koleksi satwa di giant aquarium dan birdpark


Selain giant aquarium, di sini juga ada birdpark. Walaupun koleksinya enggak semuanya burung sih... Ada kura-kura, iguana bahkan kelelawar. Birdpark-nya juga tergolong bersih dan terawat, jadi Moms enggak perlu khawatir membiarkan si kecil bermain dengan satwa-satwa di sini.

Kolam air hangat untuk sekadar berendam santai

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, di The Jungle juga ada kolam air hangat. Di sini, Moms dilarang membawa pelampung. Tapi tenang saja kok... Di sini kolamnya tergolong dangkal. Meskipun begitu, Moms tetap harus selalu mengawasi si kecil yah... 
Selain kolam air hangat, Moms juga bisa menikmati cinema 4D. Tapi saat saya ke sana, saya enggak terlalu memperhatikan sih lokasi cinema 4D-nya dimana, berhubung si kakak sudah semangat banget mau main air.

Kekurangan Main di The Jungle

Tidak ada tempat wisata yang sempurna, termasuk juga tempat ini (tsah....). Dengan area yang luas banget, tempat ini kurang menyediakan tempat duduk dan beristirahat. Padahal di sini banyak spot yang puaaanase puoool.... Jadi harus rada berebut tempat deh.
Karena tempat duduk yang enggak banyak, pengunjung pun banyak yang mengelar tikar sembarangan. Bahkan tak jarang sampai menghalangi jalan. Jadi tampak kurang tertib deh.
Selain itu, shower di kamar bilas juga banyak yang enggak berfungsi. Untungnya saat itu saya enggak ikut nyemplung berenang, kalau enggak, saya bakal susah untuk bilas karena mayoritas shower di ruang bilas tertutupnya enggak berfungsi.

Tips Berkunjung ke The Jungle

Agar nyaman ketika mengunjungi The Jungle, sebaiknya perhatikan tips berikut ini:
  1. Pakai sun screen. Berhubung di sini panas banget dan tempat berteduhnya kurang banyak, maka penting banget untuk pakai sun screen. Jangan lupa untuk memakaikan si kecil juga ya Moms. Supaya kulitnya enggak terbakar matahari.
  2. Bawa tikar dan bekal makan dan minuman. Sebetulnya di sini tersedia kantin untuk Moms membeli makanan, tapi entah kenapa, saat saya ke sana tuh lagi riweh banget. Ditambah ada banyak rombongan bis yang sedang mengunjungi The Jungle. Supaya lebih nyaman dan anak-anak enggak kelaparan, lebih baik sediakan sendiri makanan dari rumah.
  3. Batasi waktu bermain anak. Main di tempat ini memang bisa bikin si kecil lupa waktu. Tapi hati-hati, lho, Moms. Kalau kelamaan main, bisa-bisa jadi sakit seperti si kakak😂. Main air hampir dua jam non stop, besoknya langsung tepar deh.
  4. Datang pagi hari. Enaknya datang pagi adalah Moms enggak perlu berdesakan dan cuacanya juga belum terlalu panas. Kalau bisa datang pas buka deh (jam 8 pagi) dan pulang sebelum jam 11.
  5. Sediakan plastik dan pakai sandal jepit.Menurut saya tempat bilasnya memang kurang nyaman sih, enggak ada gantungan dan banyak shower yang enggak berfungsi. Karena enggak ada gantungan, baju jadi rawan basah saat mandi. Untuk mengakalinya, saya bungkus baju ganti dengan plastik kemudian diikat rapat, setelah itu digantung di kenop shower deh😅.
  6. Selalu awasi anak Anda. Karena tempat ini ruameee buanget dan minim penjaga. Jadi kita yang harus selalu waspada mengawasi si kecil.
Bonus: sebelum masuk, bisa narsis dulu,hehe


Main di The Jungle lumayan asyik kok. Kalau malas basah-basahan, Moms bisa main di area yang lebih tenang seperti birdpark. Harga tiketnya juga cukup terjangkau. Jadi, sudah punya rencana kemana long weekend ini?




Komentar

  1. bolak balik ke jungle seneng2 aja krna bisa main air bareng anak2.
    tambahan stok sabar yaa kalo lagi ramai pengunjung pas kesini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak... Kalau lagi enggak terlalu ramai asyik sebetulnya. Cuma kalau lagi ramai banget, ya... Gitu... Hehe

      Hapus

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

MENGATASI DERMATITIS ATOPIK PADA ORANG DEWASA

Moms yang punya anak bayi mungkin sudah familiar dengan istilah Dermatitis Atopik atau Eczema. Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal yang kemudian menyebabkan kulit menjadi kering keabuan dan pecah hingga berdarah. Kondisi dermatitis atopik ini umumnya muncul pada bayi dan menghilang seiring dengan pertambahan usia anak. Tapi, tahukah, Moms, kalau ternyata dermatitis atopik juga dapat menyerang orang dewasa?
Itulah yang terjadi pada saya, riwayat alergi dan asma yang menurun dari si mamah membuat saya menderita penyakit kulit ini.  dermatitis atopik pada orang dewasa biasanya muncul pada rentang usia 20-30an. Awalnya kulit saya biasa saja. Namun, sekitar tahun 2016, muncul beberapa lenting kecil di jari manis yang kemudian menyebar di seluruh tangan kiri. Lenting atau benjol kecil iti biasanya pecah atau mengering sendiri menjadi kulit yang terkelupas. Tak jarang, kulit terkelupas ini juga meninggalkan luka yang sampai berdarah. Jangan ta…

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…

MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK DI ERA DIGITAL

"Ma, aku mau nonton baby shark", rengek Syakira 

"Loh, masih pagi kok sudah mau nonton Youtube? Sarapan dulu dong!", ucap Mama

"Pokoknya maubaby shark! Maubaby shark!", Syakira semakin merengek. 

Situasi di atas sepertinya sangat familiar untuk orang tua zaman sekarang. Gawai menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang ini, gawai tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan pengguna internet pada anak usia 10-14 tahun berjumlah 768 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit dan terbilang mengejutkan, karena pada usia tersebut anak sudah aktif menggunakan gawai. Dilansir dari www.vivanews.co.id, pengguna internet pada rentang usia tersebut rata-rata mengakses aplikasi video seperti Youtube. 
Kondisi tersebut menjadi memprihatinkan dikala minat baca masyarakat indonesia yang menduduki peringkat 60 dari 61 negara…