Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

JIKA CINTA MEMBACA, MENGAPA MASIH MEMBELI BUKU BAJAKAN?

Zaman masih kuliah dulu, saya termasuk orang yang tidak terlalu mempedulikan dari mana buku yang saya baca berasal. Asal butuh atau suka bukunya dan pas di kantong mahasiswa, saya pasti beli. Saat kuliah dulu memang marak banget praktik memotokopi buku, mulai dari buku kuliah untuk belajar sampai buku populer untuk dibaca saat senggang. Hasil cetakannya pun nyaris tidak bisa dibedakan dengan buku aslinya. Saya mengkategorikan diri saya saat itu sebagai awam atau mungkin kurang peduli saja, sih.
Sampai akhirnya saya mulai "nyemplung" di dunia literasi. Kalau sebelumnya saya hanya menjadi penikmat buku, kini saya mencoba untuk belajar menulis dan menerbitkan buku. Alamak! Ternyata perjuangan untuk menghasil sebuah karya buku saja sangat berdarah-darah (kalau boleh saya lebay mengumpamakan).
Baca juga: BAHU MEMBAHU MEMBANGUN BUDAYA CINTA BUKU
Dari mulai menemukan ide orisinil yang ternyata susah luar biasa. Belum lagi ketika mengolah ide dan menuangkannya menjadi tulisan. Buka…

MENGATASI SAKIT GIGI SAAT HAMIL

Pernahkah Moms merasakan sakit gigi saat hamil? Kebayang deh rasa sakitnya, macam ditinggal mantan pas lagi sayang-sayangnya (wkwkwk, terekdungces!). Sakit gigi saat hamil itu memang enggak nyaman banget. Sudahlah sakit, terus kita enggak bisa sembarangan minum obat.
Kondisi hamil memang membuat Moms harus menjaga banget asupan yang masuk ke dalam tubuh. Salah-salah, apa yang kita makan bisa berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan janin. Tetapi kalau sakit gigi saat hamil dan enggak tertahankan lagi, kita harus bagaimana dong?
Saya sendiri mengalami saat kehamilan ketiga ini. Gigi graham belakang saya yang memang sudah patah sebelum hamil, semakin berulah sejak saya berbadan dua. Graham yang patah jadi berlubang dan sakit luar biasa, sampai saya hanya bisa menggunakan satu sisi mulut saat makan. Karena mengganggu, saya konsultasikan pada dokter kandungan, karena saya khawatir kalau langsung ditreatemen di dokter gigi ada risiko-risiko kesehatan bagi janin saya.
Sewaktu saya ko…