Langsung ke konten utama

About Me


 
Assalamualaykum..
Hi Moms! 

Perkenalkan nama saya Cempaka, namun teman-teman saya memanggil saya Cempu. Saya seorang ibu  dengan 3 orang anak perempuan yang hobi nulis dan ngeblog. Sekarang ini  saya tinggal di Bogor bersama suami dan 3 gadis lucu yang membuat hari-hari saya terasa selalu seru dan istimewa. 


Saya lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan sangat tertarik dengan dunia pendidikan dan pengasuhan anak. Blog ini dibuat sebagai wadah saya berbagi semangat positif tentang menjadi ibu, membagi pengalaman, informasi serta ilmu seputar parenting. 


Selain ngeblog, saya telah menerbitkan beberapa buku antalogi. Beberapa buku antalogi yang telah saya terbitkan antara lain:


Aku dan Cagar Budayaku (Kemendikbud)


Ngeblog Seru Ala Ibu-ibu (Najmu Books)

1000 Hari Pertama Ananda: Kumpulan Kisah Inspiratif  Seputar Stunting (GNFI dan Kominfo)

My Parenting Stories (Penerbit Bitread)

Kolase Rasa (DivaPress)
A Cup Of Tea for Working Mom (Stilleto Books)

Selamat menikmati blog ini! Semoga apa yang dituliskan diblog ini dapat membawa manfaat untuk moms semua! :)

Saya sangat terbuka untuk pertemanan baru dan masukan. :) 
Untuk menghubungi saya lebih lanjut silahkan melalui kontak berikut ini:

Email: Ummuaisyahnuha@gmail.com

Facebook: Cempaka Noviwijayanti
Instagram: @cempaka_noviwijayanti
Twitter: @Positivemommy3



Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MEMBUAT ECO ENZYME

Setelah berkomitmen untuk belajar gaya hidup hijau, keluarga kami mulai mengkonversi segala produk yang dapat merusak lingkungan, salah satunya adalah sabun. Setelah berhasil membuat sabun lerak, saya pun penasaran membuat jenis sabun lainnya. Kali ini sedikit lebih ekstrem, saya membuatnya dari sampah organik rumah tangga. Dari sampah bisa jadi bahan pembersih? Masa sih? Bisa saja. 
Baca juga: MENCUCI DENGAN SABUN LERAK

Dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong, eco enzyme atau cairan organik dari olahan sampah organik rumah tangga bisa dibuat sebagai bahan pembersih. Apa itu eco enzyme? Eco enzyme adalah hasil olahan limbah dapur yang difermentasi dengan menggunakan gula. Limbah dapur dapat berupa ampas buah dan sayuran. Gula yang digunakan pun bisa gula apa saja, seperti gula tebu, aren, brown sugar,dll). Saya pribadi belum berani bikin dari ampas dapur yang aneh-aneh. Saya buat dari kulit buah jeruk dan apel. Agar hasil eco enzyme-nya wangi,hehe. Cara membuat eco enzyme? Eco enzy…

MENGATASI DERMATITIS ATOPIK PADA ORANG DEWASA

Moms yang punya anak bayi mungkin sudah familiar dengan istilah Dermatitis Atopik atau Eczema. Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal yang kemudian menyebabkan kulit menjadi kering keabuan dan pecah hingga berdarah. Kondisi dermatitis atopik ini umumnya muncul pada bayi dan menghilang seiring dengan pertambahan usia anak. Tapi, tahukah, Moms, kalau ternyata dermatitis atopik juga dapat menyerang orang dewasa?
Itulah yang terjadi pada saya, riwayat alergi dan asma yang menurun dari si mamah membuat saya menderita penyakit kulit ini.  dermatitis atopik pada orang dewasa biasanya muncul pada rentang usia 20-30an. Awalnya kulit saya biasa saja. Namun, sekitar tahun 2016, muncul beberapa lenting kecil di jari manis yang kemudian menyebar di seluruh tangan kiri. Lenting atau benjol kecil iti biasanya pecah atau mengering sendiri menjadi kulit yang terkelupas. Tak jarang, kulit terkelupas ini juga meninggalkan luka yang sampai berdarah. Jangan ta…

MELATIH INDERA SI KECIL DENGAN SENSORY BOARD

Kalau kemarin buat mainan kardus buat si kakak. Minggu ini, giliran si adik yang saya buatkan mainan. Kali ini saya ingin membuatkan si adik permainan untuk menstimulasi indera. Saya membuat sensory board sederhana dari bahan-bahan bekas. Tahukah Moms permainan sensory memberikan banyak manfaat untuk si kecil? Bermain sensory board bisa memberikan banyak manfaat untuk si kecil, diantaranya: Membantu si kecil memahami lingkungannya.Mendorong kemampuan kognitif dan problem solvingMengembangkan daya kreatifitasMelatih motorik 
Masih banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil dari stimulus indera. Karena indera ibarat pintu gerbang bagi otak si kecil untuk menerima berbagai stimulus dari lingkungannya. Oke, sebelum kita mulai membuat sensory board sederhana, siapkan bahan-bahan dulu yuk Moms! Bahan-bahan:
Kardus bekas Kertas bekas Kain perca (saya menggunakan kain dari celana bekas kakak yang sudah robek) Plastik pembungkus bekas Spidol warna-warni Gunting Lem tembak Rumput sintetis (ata…