Langsung ke konten utama

RESEP PRAKTIS: BANANA NUTTY SMOOTHIES

Long weekend ini saya dan keluarga menghabiskan waktu di rumah saja. Maklum deh akhir bulan, jadi enggak bisa pergi kemana-mana. Tapi kalau di rumah dan enggak ada kegiatan pasti bosan sekali. Agar si kakak enggak bosan di rumah, saya harus buat kegiatan seru nih yang bisa saya lakukan bersama kakak. Aha! Saya baru ingat, saya masih punya persediaan buah pisang. Saya ajak kakak untuk mengkreasikan minuman saja deh, namanya Banana Nutty Smoothies. Smoothies ini adalah minuman dengan campuran buah pisang dan kacang. Perpaduan yang yummy dan unik banget! 

Tahukah moms kalau buah pisang dan kacang memiliki banyak manfaat? Potasium yang terkandung dalam buah pisang sangat berguna untuk melancarkan peredaran darah sehingga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi. Kandungan gula dalam buah pisang juga mudah diserap tubuh sehingga baik untuk mengisi energi dan merevitalisasi tubuh. Sedangkan kacang, selain kaya asam lemak dan asam folat juga memiliki kandungan tryptophan yang baik untuk mengendalikan mood. Ditambah lagi, kacang juga memiliki kandungan yang baik untuk menutrisi sel-sel otak dan menumbuhkan rambut. Selain enak, Banana Nutty Smoothies juga kaya manfaat. 

Cara membuat Banana Nutty Smoothies ini mudah sekali dan bahan-bahannya juga menggunakan yang tersedia di rumah. Untuk resep ini, saya akan gunakan selai kacang dari Skippy. Karena selain praktis, rasanya yang creamy dan enak akan menambah kenikmatan smoothies ini nantinya.
Berhubung resep ini mudah sekali, anak saya yang baru berusia 2,5 tahun juga bisa ikut membuatnya. Membuat smoothies ini bisa jadi alternatif kegiatan seru bersama si kecil loh moms. Yuk disimak cara membuatnya! 

Bahan-bahannya:
3 buah pisang ambon matang
1 sendok makan SKIPPY® Peanut Butter
1 scoop ice cream vanila
Air dan es batu secukupnya
Coklat bubuk secukupnya

Cara membuatnya:
  1. Bekukan buah pisang di dalam freezer
  2. Masukan buah pisang beku yang sudah dipotong-potong, SKIPPY® Peanut Butter dan ice cream vanila ke dalam blender, 
  3. Masukan air dan es batu secukupnya kemudian blender, 
  4. Tambahkan air sedikit demi sedikit kalau terlalu kental, 
  5. Tuangkan smoothies ke dalam gelas dan taburkan coklat bubuk sebagai toping,
  6. ‎Banana Nutty Smoothies siap dinikmati! 


Minum Banana Nutty Smoothies sangat cocok dinikmati disiang hari yang panas. Rasa dinginnya akan menyejukan badan, sedangkan rasa manisnya akan membantu untuk membangun energi yang hilang karena cuaca panas. Sedikit tips untuk moms, agar pisang tidak menghitam ketika dibekukan, moms bisa meletakan pisang yang telah dibungkus plastik wrap ke dalam wadah tertutup sebelum dimasukan ke freezer. Untuk ice cream-nya, moms juga bisa memilih rasa sesuai selera seperti rasa coklat atau moka. Jika tidak terlalu suka manis, moms juga bisa tidak menggunakan ice cream.

Mudah sekali kan moms? Siapa bilang selai kacang hanya bisa buat olesan roti? Selai kacang juga bisa dikreasikan untuk berbagai macam makanan bahkan minuman. Dengan sedikit kreatifitas, selai kacang pun bisa jadi bahan yang dapat menambah kenikmatan makanan dan  minuman. Apalagi dengan SKIPPY® Peanut Butter, selai klasik dengan tekstur lembut yang cocok menjadi bahan campuran minuman. Dengan SKIPPY® Peanut Butter, smoothies yang saya buat ini jadi semakin creamy dan yummy! Ini cara saya dan keluarga menikmati SKIPPY® Peanut Butter, bagaimana dengan moms? 

Disclaimer: 
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

#skippyindonesia #skippypeanutbutter #skippyid #skippypb #SkippyxBPN

Komentar

  1. Simple tapi bikin ngiler. Selai pakai roti aja udah enak aalagi dijadiin smoothies. Terimakasih idenya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba.. Apa lg dijadiin popsicle mba, dimakan pas cuaca lagi panas.. Segeeer!

      Hapus

Posting Komentar

Hai! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan tinggalkan komentar untuk saran dan masukan atau jika Moms menyukai tulisan ini. Mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar yah dan komentar Moms akan dimoderasi untuk kenyamanan pembaca blog ini. Salam! (^,^)

Postingan populer dari blog ini

CARA MEMBUAT ECO ENZYME

Setelah berkomitmen untuk belajar gaya hidup hijau, keluarga kami mulai mengkonversi segala produk yang dapat merusak lingkungan, salah satunya adalah sabun. Setelah berhasil membuat sabun lerak, saya pun penasaran membuat jenis sabun lainnya. Kali ini sedikit lebih ekstrem, saya membuatnya dari sampah organik rumah tangga. Dari sampah bisa jadi bahan pembersih? Masa sih? Bisa saja.  Baca juga:  MENCUCI DENGAN SABUN LERAK Dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong, eco enzyme atau cairan organik dari olahan sampah organik rumah tangga bisa dibuat sebagai bahan pembersih. Apa itu eco enzyme? Eco enzyme adalah hasil olahan limbah dapur yang difermentasi dengan menggunakan gula. Limbah dapur dapat berupa ampas buah dan sayuran. Gula yang digunakan pun bisa gula apa saja, seperti gula tebu, aren, brown sugar,dll). Saya pribadi belum berani bikin dari ampas dapur yang aneh-aneh. Saya buat dari kulit buah jeruk dan apel. Agar hasil eco enzyme-nya wangi,hehe. Cara membuat eco

MENGATASI DERMATITIS ATOPIK PADA ORANG DEWASA

Moms yang punya anak bayi mungkin sudah familiar dengan istilah Dermatitis Atopik atau Eczema. Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal yang kemudian menyebabkan kulit menjadi kering keabuan dan pecah hingga berdarah. Kondisi dermatitis atopik ini umumnya muncul pada bayi dan menghilang seiring dengan pertambahan usia anak. Tapi, tahukah, Moms, kalau ternyata dermatitis atopik juga dapat menyerang orang dewasa? Itulah yang terjadi pada saya, riwayat alergi dan asma yang menurun dari si mamah membuat saya menderita penyakit kulit ini.  dermatitis atopik pada orang dewasa biasanya muncul pada rentang usia 20-30an. Awalnya kulit saya biasa saja. Namun, sekitar tahun 2016, muncul beberapa lenting kecil di jari manis yang kemudian menyebar di seluruh tangan kiri. Lenting atau benjol kecil iti biasanya pecah atau mengering sendiri menjadi kulit yang terkelupas. Tak jarang, kulit terkelupas ini juga meninggalkan luka yang sampai berdarah.

BERKUNJUNG KE KEBUN RAYA BOGOR DI TENGAH PANDEMI

Sejak corona merebak, praktis selama nyaris lima bulan, kami betul-betul di rumah saja. Pergi ke minimarket pun bisa dihitung pakai jari satu tangan. Saya yang biasanya lebih suka di rumah, bahkan sudah mulai jengah. Indikatornya terlihat ketika saya gampang banget marah-marah. Si sulung juga mulai rungsing, pasalnya saya enggak izinkan ia untuk main sepeda sama teman-temannya. Bukan apa-apa, anak-anak masih sangat teledor menjaga kebersihan. Pernah sekali saya izinkan si sulung dan si tengah untuk main bareng teman-temannya. Baru beberapa menit keluar, maskernya sudah entah kemana. Saya dan suami memang berencana untuk mengajak anak-anak untuk berwisata ke Kebun Raya Bogor. Pertimbangannya karena lokasi yang dekat dengan rumah ditambah ruang terbuka yang kami asumsikan lebih aman untuk menjaga diri dari paparan corona. Itu pun maju mundur. Baru berniat pergi di awal minggu, tiba-tiba lihat di media kasus corona bertambah lebih dari seribu. Ciut saya tuh ... daripada