Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

DANA DARURAT: PENTING ATAU PENTING BANGET?

Ingatan saya kembali ke 2.5 tahun yang lalu, tepatnya saat si kakak lahir. Seperti ibu baru pada umumnya, saya merasa sangat bersemangat menghadapi proses persalinan. Saya sudah PD banget, berangan proses persalinan yang lancar macam jalan tol, kemudian memeluk bayi saya sambil inisiasi menyusui dini. Ditambah dengan bayang-bayang indah meninggalkan rumah sakit sambil menggendong bayi dengan tidak lupa melepas senyum manis pada para suster. Tapi ternyata kenyataan membuyarkan harapan-harapan saya. Jangankan mau inisiasi menyusui dini, megang anak saya pun enggak bisa๐Ÿ˜‚. Anak saya keracunan ketuban saya yang sudah hijau, paru-parunya infeksi dan harus dirawat secara intensif di ruang NICU. 
Singkat cerita, sebulan lamanya si kakak dirawat. Bukan hanya perasaan khawatir terhadap keselamatan kakak yang melanda saya saat itu, tapi juga perasaan was-was, bagaimana saya dan suami membayar biaya rumah sakit๐Ÿ˜ฐ. Total biaya rumah sakit yang harus kami bayarkan saat itu sekitar 70an juta.  Kanto…

KAPAN ANAK SIAP BERSEKOLAH?

Orang tua mana yang tidak ingin memiliki anak yang cerdas. Setiap anak pasti didamba menjadi pribadi yang dapat mengoptimalkan potensi dirinya. Itu kenapa banyak orang tua yang berlomba-lomba untuk segera menyekolahkan anaknya. Menyekolahkan di sini maksudnya memasukan anak ke berbagai kegiatan mulai dari seni, olah raga sampai kegiatan dengan alam. Bahkan sebelum anak masuk sekolah formal dan anak bahkan belum genap usianya 2 tahun. Wow! 
Kalau di bogor, kelas-kelas aktivitas semacam itu menjamur banget. Bahkan babyclass pun ada. Kegiatannya tentu saja disesuaikan dengan usia anak. Kalau anaknya masih bayi, ya... Paling aktivitasnya sekedar bernyanyi dan latihan olah tubuh saja. Tapi kadang ikut kelas begini seru juga sih menurut saya. Karena paling tidak anak-anak punya variasi permainan lain selain main sama umminya, hehe
Ikut kelas-kelas semacam ini tentunya berbeda dengan sekolah formal. Anak bisa saja enjoy mengikuti kelas-kelas kegiatan ini, tapi setelah dimasukan sekolah formal …

CHICKEN CURRY RICE SO GOOD

Hari ini habis nonton acara di Asian Food Channel (tapi saya lupa judul acaranya apa euy๐Ÿ™ˆ). Kebetulan lagi episode kuliner di India. Melihat si pembawa acara jajan street food di India bikin saya ngidampengen makan masakan India, hehe. Tapi nyari restoran India atau Timur Tengah di Bogor itu dimana ya? Maklum pendatang baru di Bogor, saya belum sempat menjelajahi kuliner Bogor. 
Berhubung lagi bulan Ramadhan, kayaknya masak makanan yang nuansanya kari gitu seru juga. Idenya pengen bikin chicken curry. Kebetulan saya punya persediaan bubuk kari di rumah. 
Tapi belum apa-apa Paksu protes, katanya enggak suka sama kari. Ya tapi gimana lagi... Kan saya menejer operasionalnya, hehe. Akhirnya setelah Paksu kalah main suit, ia pun dengan terpaksa menerima keputusan saya untuk masak chicken curry (maaf ya Paksu๐Ÿ™). Membayangkan rasa kari ayam yang kental bikin saya makin semangat deh untuk menyiapkan menu makanan untuk buka puasa nanti. Tapi berhubung saya enggak tega juga melihat Paksu kal…

MELATIH ANAK BERTANGGUNG JAWAB

Moms suka kesulitan enggak sih menyuruh anak untuk membereskan mainannya? Saya kadang juga seperti itu. Maklum anak saya memang baru berusia tiga tahun. Senangnya bikin berantakan, tapi kalau disuruh beresin susahnya minta ampun. Tapi terkadang, mau tak mau saya harus sedikit "memaksa" anak saya untuk mulai bertanggung jawab dengan bekas mainnya. Selain karena saya ingin mendidik si kakak untuk bertanggung jawab, kesibukan saya mengurus si adik yang masih bayi kadang membuat saya tak sempat untuk terus menerus merapikan mainan si kakak. 
Memangnya enggak terlalu kecil ya anak tiga tahun disuruh merapikan mainannya sendiri? Justru diusia ini adalah saat yang tepat untuk mulai menanamkan tanggung jawab dan kemandirian. Menurut Montessori, pada usia tiga tahun anak secara sosio emosional memiliki kemauan kuat untuk mandiri. Nah.. Pas bangetkantuh moms, anak sudah mulai mengembangkan kemandirian dan kita sebagai orang tua bisa menanamkan nilai tanggung jawab di dalamnya. 
Meman…