Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

DRAMA ART: DILEMA ANTARA PEGAL BADAN DAN PEGAL HATI

Dulu, ketika saya memutuskan untuk resign, bayangan tentang menjadi ibu rumah tangga ideal sudah terasa di depan mata. Membayangkan waktu-waktu produktif yang saya habiskan bersama buah hati dengan bermain dan belajar sepanjang hari, juga rumah kinclong yang rapi jali.
Di otak saya sudah berseliweran semacam kurikulum bermain yang akan saya persiapkan untuk si kakak. Yakin kehidupan saya dan kakak akan sangat berbeda dari sebelumnya. Kami akan menghabiskan banyak waktu berdua sambil menunggu abinya pulang. Sesulit apa sih? Dengan pengalaman meng-handle anak usia dini dan latar belakang pendidikan saya, tentu itu hal yang mudah (sambil hidung kembang kempis karena jumawa). 
Lalu, anak demi anak pun hadir. Semua yang awalnya terhandle sendiri tanpa asisten mulai keteteran. Boro-boro menyiapkan alat permainan untuk anak-anak. Cucian piring dan setrikaan tidak menggunung sudah syukur. Apa saya tergoda untuk pakai asisten? Tentu tidak! Masa begitu saja saya sudah menyerah. Saya yakin masi…

10 CARA MENEBAR KEBAIKAN RAMADHAN SAAT PANDEMI COVID-19

Ramadhan kali ini memang jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, saat bulan puasa, waktu sore kami gunakan untuk bermain di luar rumah sambil menunggu berbuka. Kini, anak-anak harus cukup puas hanya dengan bermain di teras. Waktu ngabuburit yang digunakan untuk bercengkrama dengan tetangga, sekadar menanyakan kabar atau bertukar hidangan buka puasa sekarang tidak lagi ada. Kondisi kali ini memaksa kita semua untuk menjaga jarak. Rasanya terkadang saya ingin memberikan sedikit kelonggaran pada anak-anak untuk bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Saya pun rindu suasana ramainya jalan komplek di sore hari. Namun, membayangkan risiko yang mungkin terjadi, saya sungguh tak berani.
Apalagi ketika Ramadhan tiba. Saya harus cari cara menghidupkan suasana bulan suci ini di tengah anak-anak. Sejujurnya, saya merasa kesulitan. Bagaimana tidak? Ramadhan kali ini tak ada shalat tarawih di masjid dan tak ada kemeriahan lomba Ramadhan serta tidak ada aktivitas kajian di masjid…

PUASA SAAT MENYUSUI, WHY NOT?

Ramadhan sudah setengah perjalanan. Bagaimana nih ibadah Moms di bulan suci ini?
Suasana di bulan Ramadhan itu memang kondusif banget untuk melakukan ritual agama. Apalagi dalam hal berpuasa, beda banget kan rasanya saat puasa bersama-sama dengan puasa sendirian saja (meski pahalanya tetap dihitung sendiri-sendiri yah....🤭). Namun, untuk para ibu hamil dan menyusui, puasa bisa saja ditangguhkan dan digantin di hari lain. Jika memang dirasa bisa mengganggu kesehatan ibu dan bayi jika tetap berpuasa. Saya sendiri sejak hamil anak pertama enggak puasa di bulan Ramadhan. Beberapa kali mencoba, rupanya fisik saya dan dedek bayi kurang mendukung. Akan tetapi, tahun ini saya ingin deh mencoba puasa saat menyusui.
Awalnya, saya hanya ingin belajar puasa lagi setelah sekian lama enggak terbiasa puasa sebulan penuh. Karena praktis hampir lima tahun saya enggak menikmati puasa di bulan Ramadhan. Saat hari pertama, saya coba mulai berpuasa tapi enggak ingin memaksakan diri karena memang sedang …